Meski ISO 45001:2018 masih menjadi standar Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang berlaku hingga saat ini, komite teknis ISO tengah menjalankan proses revisi menyeluruh terhadap standar ini. Proses revisi telah memasuki tahap Draft International Standard (DIS), dengan masa pemungutan suara berlangsung dari 16 Juni hingga 8 September 2026 — yang berarti baru saja berakhir. Publikasi edisi baru, yang secara informal banyak disebut sebagai “ISO 45001:2027”, diperkirakan terbit pada pertengahan 2027.

Apakah Sertifikat ISO 45001:2018 Saat Ini Masih Berlaku?

Ya. Selama proses revisi masih berlangsung dan edisi baru belum resmi diterbitkan, ISO 45001:2018 tetap menjadi standar yang sah dan sertifikat yang mengacu padanya tetap berlaku sepenuhnya. Perusahaan tidak perlu menunda proses sertifikasi hanya karena revisi sedang berjalan — setelah edisi baru terbit nanti, biasanya akan ditetapkan masa transisi selama kurang lebih tiga tahun bagi organisasi untuk bermigrasi, mengikuti pola transisi yang sama seperti perpindahan dari OHSAS 18001 ke ISO 45001:2018 sebelumnya.

Enam Area Perubahan Utama yang Sedang Dibahas

1. Kesehatan Psikososial dan Stres Kerja

Revisi ini diperkirakan akan memperkuat persyaratan terkait pengelolaan risiko psikososial — termasuk stres kerja, kelelahan mental, dan tekanan psikologis di tempat kerja — sebagai bagian integral dari manajemen risiko K3, sejalan dengan meningkatnya perhatian global terhadap kesehatan mental pekerja.

2. Risiko Iklim dan Lingkungan

Dengan meningkatnya dampak perubahan iklim terhadap kondisi kerja — seperti gelombang panas ekstrem, kualitas udara yang memburuk, dan bencana terkait cuaca — revisi ini mempertimbangkan pemasukan pertimbangan risiko iklim ke dalam proses identifikasi bahaya dan perencanaan K3.

3. Cara Kerja Baru

Perkembangan pola kerja hybrid, kerja jarak jauh, dan digitalisasi tempat kerja turut menjadi perhatian revisi, mengingat standar 2018 disusun sebelum pergeseran besar pola kerja pasca-pandemi terjadi secara masif.

4. Pengawasan Rantai Pasok dan Kontraktor

Revisi diperkirakan memperkuat persyaratan terkait pengelolaan risiko K3 pada kontraktor, pekerja alih daya, dan mitra rantai pasok, mengingat semakin kompleksnya struktur ketenagakerjaan modern yang melibatkan banyak pihak eksternal.

5. Kepemimpinan yang Berkelanjutan

Area ini berfokus pada penguatan konsistensi kepemimpinan K3 dari waktu ke waktu, bukan hanya komitmen di atas kertas, termasuk mekanisme akuntabilitas jangka panjang bagi manajemen puncak.

6. Kebutuhan Pekerja yang Beragam

Revisi turut mempertimbangkan kebutuhan K3 yang lebih inklusif bagi tenaga kerja yang semakin beragam — mencakup perbedaan usia, gender, kondisi fisik, dan latar belakang budaya — agar sistem manajemen K3 benar-benar relevan bagi seluruh pekerja.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Perusahaan Sekarang?

  1. Tetap jalankan sertifikasi berdasarkan ISO 45001:2018 — jangan menunda karena revisi belum resmi diterbitkan.
  2. Pantau perkembangan resmi dari ISO terkait jadwal publikasi dan masa transisi edisi baru.
  3. Mulai perhatikan risiko psikososial dalam proses HIRARC perusahaan, meski belum menjadi persyaratan wajib saat ini.
  4. Evaluasi pengelolaan kontraktor dan rantai pasok sebagai antisipasi penguatan persyaratan di edisi mendatang.
  5. Siapkan anggaran dan rencana migrasi jangka menengah begitu edisi baru dan masa transisinya resmi diumumkan.

Butuh Bantuan Konsultan untuk ISO 45001:2018 dan Persiapan Revisi Mendatang?

Tim konsultan budiwibowo.net terus memantau perkembangan revisi ISO 45001 dan siap membantu perusahaan Anda tidak hanya bersertifikasi ISO 45001:2018 saat ini, tetapi juga mempersiapkan diri menghadapi perubahan yang akan dibawa edisi mendatang.

Baca juga: Sementara menunggu edisi baru terbit, pastikan sistem K3 Anda tetap kuat di edisi 2018. Ringkasan lengkapnya bisa dibaca di panduan ISO 45001:2018 sistem manajemen K3 di Sertifikat-ISO.com.

Catatan: artikel ini disusun berdasarkan informasi proses revisi ISO yang masih berjalan per September 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk kepastian jadwal dan isi revisi, selalu rujuk pengumuman resmi dari International Organization for Standardization (ISO).

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *